Jumat, 17 Januari 2014 - 12:38:43 WIB
Bimbingan Teknis ke Pengobat Tradisional di Wilayah Kabupaten Muara Enim
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Kegiatan LKTM - Dibaca: 68311 kali

Pada hari Senin (13/1) lalu, tim Bimtek Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat turun ke lapangan tepatnya di Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim didampingi petugas kesehatan dari Puskesmas Lembak dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim. Adapun tujuan Bimtek tersebut untuk meninjau adanya seorang pengobat cilik yang sempat menjadi fenomena sejak akhir Desember 2013 lalu karena dapat menolong menyembuhkan orang sakit.

Yang membuat pengobat cilik ini menjadi fenomena adalah kemampuan menyembuhkan orang sakit yang dia dapat tidak melalui proses belajar tapi melalui mimpi dan mendapatkan tasbih berwarna hijau yang sudah terkalung dilehernya saat bangun dari tidur selesai bermimpi tersebut.

(PONARI CILIK) TAUFIK DARI DESA PETANANG

Anak tersebut bernama Taufik berusia 11 tahun. Saat ini ia duduk di kelas 5 SD. Taufik dibantu sepupunya Evitasari berusia 8 tahun yang masih duduk di kelas 2 SD. Mereka tinggal di Desa Petanang Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim. Pada dasarnya Taufik seperti anak-anak kebanyakan yang bermain di rumah dan dengan aktifitas sebagaimana anak yang lain. Kini sejak 2 minggu yang lalu, Taufik menjadi bahan berita media cetak dan elektronik, hingga dikenal sampai ke luar daerah antara lain yang telah datang berobat ada yang berasal dari Jambi, Riau, dan tentu saja daerah Sumatera Selatan.

Tak urung ketenaran Ponari Cilik dari Desa Petanang ; TAUFIK menarik banyak pihak untuk sekedar membuktikan. Mulai dari Wakil Walikota Prabumulih, Kapolsek Lembak, Camat Lembak, PKK TK I Sum-Sel, Dinkes Muara Enim, LKTM dan lain-lain telah datang untuk membuktikan kebenaran berita tersebut.

Kunjungan tim Bimtek LKTM di Puskesmas Lembak sebelum ke lokasi  Pengobat Cilik Taufik

Benar saja mulai dari pangkal Desa menuju ke Lokasi rumah Taufik, masyarakat telah memadati rumah TAUFIK untuk berobat. Di halaman rumah Taufik terpasang tenda dan tersedia kursi untuk antri menunggu giliran. Ada juga bagi yang  tidak mampu duduk, tiduran dirumah tetangga sambil menunggu untuk diobati.

Keramaian pasien dari berbagai daerah yang hendak berobat di rumah Taufik

PENGOBATAN

Selain menggunakan tasbih untuk menyembuhkan orang sakit, Taufik juga menggunakan sebuah batu yang bercahaya yang dia temukan di akhir Desember 2012 saat mandi di sungai. Batu itupun dia namakan Batu Buaya. Sehingga sejak lebih kurang 2 minggu terkahir ini Tasbih Hijau dan Batu Buaya menjadi media  Taufik dalam mengobati pasien.

  • Cara memberikan pengobatan adalah dengan jampian/doa dan mengurut di tempat yang sakit.
  • Untuk air urasan di tempat yang sakit adalah air rendaman dari Batu Buaya + perasan limau/jeruk nipis + garam.
  • Untuk minuman : air mineral / air masak yang dibawa pasien dijampi oleh Taufik dengan Tasbih Hijau.
  • Keadaan pasien saat diobati adalah dalam posisi duduk/tiduran tergantung kondisi penyakit. Pasien disuruh membuka sebagian pakaian di tempat yang sakit.
  • Dari pengakuannya Taufik dapat mengobati semua penyakit. Saat ini kebanyakan pasien yang berkunjung adalah pasien denga penyakit lumpuh, batu ginjal, ingin mendapat keturunan dan lain-lain dan dari pengamatan kami rata-rata baru kunjungan pertama.
  • Tidak ada syarat khusus dalam pengobatan Taufik. Semua pasien dapat diobati walau pasien tidak datang /hanya diberitahu nama/foto nya saja ( diobati dari jauh )

TEKHNIK/Cara Taufik mengobati ( berdasar penuturan petugas puskesmas )

  • Taufik memilih pasien yang akan diobati segera.
  • Sejenak Taufik seperti kemasukan.
  • Lalu  Taufik MENJAMPI pasien  dan MENGURUT BAGIAN YANG SAKIT.
  • Terakhir pasien diberi air dari BATU BUAYA /AIR JAMPIAN  dan bila perlu mengulang pengobatan kembali.

 

KASUS

Bapak NURSANI bin MANSYUR  (laki –laki ,umur 71 tahun )

Alamat ; Desa Sukarami

Keluhan ; LUMPUH 6 TAHUN akibat stroke

Pengobatan ; lewat anaknya ( Diobati DARI Jarak Jauh ) dan diberi air urasan Limau nipis

Kunjungan ; Pertama kali

__________________________________________________________________________________________

Bapak MUSTOPA ( Kepala Kependudukan Prabumulih

Keluhan : Stroke 2 tahun

Pengobatan : Dijampi dengan TASBIH,diurut dan dapat air urasan BATU BUAYA

Sudah diobati 1 kali dan disuruh datang lagi esok hari (kunjungan ke-2)

Foto bersama dengan Pengobat Cilik Taufik (kanan) beserta sepupunya Evitasari (kiri)

Dari Bimtek ini dapat disimpulkan bahwa penemuan fenomena ini menjadi tolak ukur bagi kita bahwa kesembuhan tidak hanya didapatkan dengan cara medis melainkan dengan cara tradisional pun bisa kita dapatkan. Namun untuk kasus kesembuhan penyakit yang ditangani oleh Taufik masih harus di observasi lebih lanjut. Dan juga perlu pengawasan, pembinaan dan arahan dari petugas kesehatan terutama dalam hal perizinan Pengobat Tradisional /Battra (SIPT) sekalipun telah dilakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian untuk keamanan Taufik. (/red)