Rabu, 05 Desember 2018 - 14:40:02 WIB
Bimtek dan monev di Kabupataen PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) Sumatera Selatan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Kegiatan LKTM - Dibaca: 21 kali

Pada tanggal 28 s.d 30 November 2018 Tim dari Loka Kesehtan Tradisional Masyarakat (LKTM) Palembang melaksanankan Bimtek dan monev ke Kabupataen PALI (Penukal Abab Lematang Ilir ) Sumatera Selatan.

Di Kabupaten Pali tim dari LKTM disambut dengan hangat oleh  Ibu Ernawati, SKM, M.Kes. Beliau adalah Kasi Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Kab. Pali.

Dinas Kesehatan Kabupaten PALI memiliki 7 puskesmas. Dari 7 puskesmas sudah ada 2 puskesmas yang melaksanakan kesehatan tradisional dengan petugas yang sudah dilatih akupresur yaitu Puskesmas Tanah Abang dan Puskesmas Simpang Babat.

Selanjutnya itu tim LKTM Palembang yang di pimpin langsung Kepala LKTM dr. Hermanto dan di temani Kasi Kestrad langsung mengunjungi Puskesmas Tanah Abang. Pelayanan kesehatan tradisional sudah mulai dijalankan terbukti puskesmas tersebut memiliki 3 staf yang telah dilatih akupresur, akupunktur dan ramuan.

Untuk pemanfaatan toga disana bersinergi dengan PKK dalam membina masyarakat dan hasil pembinaan toga  ada beberapa olahan salah satunya dalam bentuk serbuk kelor dan kopi biji mangkudu.

Kopi biji mangkudu  berhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti sakit kepala, tekanan darah tinggi, melancarkan pencernaan, mencegah kanker, asam urat, batuk, diabetes, dan masih banyak lainnya. Manfaat inilah yang kemudian dijadikan salah satu bahan ekperimen oleh beberapa orang untuk dijadikan minuman pahit yang bernama kopi. Walaupun banyak orang yang masih terasa asing mendengar kopi mengkudu ini, tetapi kopi buah mengkudu sudah terbukti kualitasnya dan dipercaya sebagai kopi yang bebas kafein. Hal ini dikarenakan dari kandungan buah mengkudu sendiri tidak mengandung kafein dan walaupun sudah menjadi kopi bubuk tetap saja tidak akan mengandung kafein.

Setelah dari Puskesmas Tanah Abang tim LKTM bergerak menuju Puskesmas Simpang Babat dan disana di sambut oleh kepala puskesmas, tim diajak melihat pelayanan kesehatan tradisional yang ada disana dan tak lupa mengunjungi Kelompok Toga yang ada di sekitar wilayah kerja puskesmas tersebut.