Sehat Bugar Tanpa Nyeri Pinggang

Kamis, 11 Februari 2021. LKTM Palembang mengadakan giat sehat bugar dengan kesehatan tradisional. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setiap hari Jumat di halaman kantor LKTM, tetapi pekan ini dilaksanakan lebih cepat karena Jumat besok adalah hari libur nasional Tahun Baru Imlek.

Gambar 1. Senam pada Giat Sehat Bugar

Seperti biasa, agenda kegiatan dimulai dengan senam jantung sehat dan aerobik. Setelah senam, ada pengenalan makanan-minuman sehat ala LKTM, yaitu bubur kacang hijau dan susu jahe. Kemudian, dilanjutkan penyuluhan kesehatan tentang cara megatasi nyeri pinggang yang disampaikan oleh Dennie Afrianah, SKM dan Mawarti Anita Sari, A.Md.Ft.

Gambar 2. Penyuluhan Kesehatan tentang Mengatasi Nyeri Pinggang

Nyeri pinggang adalah gejala berupa nyeri di bagian pinggang yang dapat menjalar ke tungkai kanan atau kiri. Kondisi ini sangat sering dialami oleh banyak orang, terutama pekerja. Faktor risiko terjadinya nyeri pinggang adalah usia (dewasa muda hingga usia lanjut), jenis kelamin laki-laki, memiliki berat badan berlebih, dan juga pada orang yang memiliki abnormalitas struktur tulang belakang seperti skoliosis, kifosis, dan lordosis.

Salah satu cara mengatasi nyeri pinggang adalah dengan cara tradisional, yaitu isitrahat dan berbaring dengan bagian lutu/kaki diganjal, kompres pinggang dengan bantal hangat selama 20-30 menit, menggunakan korset, dan akupresur. Akupresur adalah suatu cara pemijatan titik-titk tertentu di permukaan tubuh yang bertujuan untuk memelihara kesehatan dan meningkatkan kebugaran. Untuk nyeri pinggang, pemijatan dilakukan sebanyak 33 kali pada titik BL 23 dan BL 40. Kekuatan tekanan pijatan dilakukan sampai terasa ngilu.

 

Gambar 3. Titik BL 23 (di pinggang sejajar dengan pusar, selebar dua jari tangan ke samping kiri dan kanan dari garis tengah tubuh)

Gambar 3. Titik BL 23

(di pinggang sejajar dengan pusar, selebar dua jari tangan ke samping kiri dan kanan dari garis tengah tubuh)

Gambar 4. Titik BL 40 (di petengangan lipat lutu)

Gambar 4. Titik BL 40

(di petengangan lipat lutu)

 

Penulis: L.A. Rahmani